Langsung ke konten utama

Sambutan

 Assalamualaikum wr wb

Alhamdulillahirobbil ' alamin Washolatuwassalamu 'Ala Sayyidina wa Maulana Muhammadin wa'lla 'allahi Sayyidina Muhammad Wasobih Ajma'ain Amma Ba'du ( Bila dalam acara lintas agama boleh diganti kalimatnya "Om Swastiastu Namo Budaya, Salam Sejahtera bagi kita semua") 

Pertama dan paling utama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah swt yang telah memberikan kesehatan serta kesempatan dalam acara..... ( Boleh diganti kalimatnya menjadi Puji Tuhan yang maha esa telah memberikan kesehatan sehingga bisa berkumpul bersama dalam acara...., atau diganti kalimat lain sesuai keinginan MC dalam acara lintas agama). 

Tak lupa sholawat serta salam mari curahkan junjungan Nabi kita Nabi Muhammad saw telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju terang benerang sampai zaman ini kita rasakan.. ( Boleh tidak disebutkan bila dalam acara lintas agama berbeda-beda. Karena menghormati semua kalangan agama). 

Kami Selaku Sohibul Bait/ Ketua Panitia/Ketua Organisasi/ perwakilan lembaga pemerintahan ingin menyampaikan beberapa hal : 

1. Mengucapkan terima kasih banyak atas Partispisi kalian semua yang bisa meramaikan ataupun membantu dalam kekurangan khususnya kepanitiaan/ penyelenggara dalam acara tersebut. Semoga acara tersebut kita bisa mengambil hikmah nantinya sehingga kita bisa mengamalkan apa disampaikan maudihoh hasanah/ acara agama lain/ RT RW/ ( Ucapan terima kasih juga perlu dilihat sesuai kondisi setiap acara. Pastikan pengisi sambutan harus tahu memposisikan diri. Bila posisinya adalah ketua panitia maka juga diperhatikan pula tema acara ataupun inti acaranya. Namun bila posisinya ketua organisasi maka posisikan bagaimana memberikan motivasi kepada para kadernya. Namun pula posisinya disampaikan ketua lembaga pemerintahan sampaikan pesan-pesan penting perlu disampaikan misal dalam permasalahan masalah ini ataupun harapan acara ini).

2. Kami juga menghimbau para jama'ah/ ataupun masyarakat setempat mendukung penuh dalam acara ini serta mendoakan terbaik bagi kami. Karena kami adalah keluarga yang seharusnya menjunjung tinggi nilai kemanusiaan ( Kalimatnya bisa diganti sesuai keinginan pengisi sambutan. Jadi ini hanya sekedar membantu saja. Selebihnya kalian menentukan. Setidaknya ada harapan sebagai kalimat pemanis untuk memotivasi penyelenggara). 

Cukup sekian dari kami kurang lebihnya mohon maaf sebesar-besarnya. 

Wassalamualaikum wr wb ( Bila acara lintas agama boleh diganti "Sekian dan terima kasih sebesar-besarnya)

Pengingat : Sebagai pengisi sambutan perlu memperhatikan lawan bicaranya siapa dulu baik masyarakat sekitarnya, organisasi, ataupun keagamaan dan pemerintahan agar pas bila disampaikan. Ini hanya sekedar membantu jika anda diposisi ini. Selebihnya anda yang menentukannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NORMALISASI PELECEHAN SEKSUAL ONLINE DI LEMBAGA PENDIDIKAN

"Ih jijik banget nih dosen lama-kelamaan" ujar beberapa mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta kepada dosen tersebut. Bahkan oknum dosen mencoba untuk merayu hal-hal yang tak biasa dengan mengatakan "Tangan kamu kok putih banget" dan lain-lain berbentuk menyebut fisik. Segala kehalalan yang dianggap boleh dilakukan malah menjadi bumerang di mahasiswi dan mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Seolah-olah ini adalah hal yang lumrah di pembicaraan dosen pada lingkungannya. Kasus ini menjadi sangat hangat di kalangan UIN Raden Mas Said Surakarta pada beberapa hari yang lalu. Bahkan media seperti tribun news ikut menyoroti persoalan ini di instagramnya @tribunnews. Tentu tidak dengan narasi edukasi hanya menginformasikan saja.  Alih-alih mendapat perhatian khusus, banyak komentar negatif muncul di intagram @tribunnews seakan-akan kampus UIN tak layak untuk dijadikan tempat belajar atau meraih gelar sarjana dan pasca sarjana. Dosen yang dimaksud merupakan pindahan dari...

Manfaat Menjadi Pernah Santri

  Sebentar lagi kita akan merayakan hari santri nasional secara serentak baik di sekolah, pesantren, Universitas bahkan Nahdlatul Ulama turut memberikan hadiah tersendiri yang sekaligus spesial perjuangan KH Hasyim Asy’ari Bersama rombongannya. Namun disini saya tidak menjelaskan spesifik perjalanannya kaum santri melawan penjajah ya melainkan bercerita mengenai jejak menjadi santri di Pondok Pesantren Dimana pun berada.  Saya nyantri di 3 tempat Pondok Pesantren Tokoh Kyai yang berbeda-beda karakternya. Pertama di Pondok Pesantren Manba’ul Hikmah Al-Azieziyah yang didirikan oleh Alm KH Abdul Aziez Mahfudz. Kala itu ia menjadi Tokoh Nahdlatul Ulama sebagai Rois Syuriah. Selain ia juga menjadi Pengasuh Pondok Pesantren, Kyai Aziz ini atau disapa Buya pernah menjadi Ketua umum MUI Wonogiri, Pengasuh KBIH Manba’ul Hikmah. Kyai Aziz dikenal sangat lembut dalam menyampaikkan, bijaksana dalam bertindak maupun perkataan, mempunyai kemampuan Suara bagus dalam melantunkan sholawat dan ...

Eksistensi Muslim Perumahan Korpri : Bagian Ketiga

  Ust Firdaus Syauqi sedang Berkotbah pada selesai Sholat Terawih  Banyaknya ormas Muslim di daerah membuat para Masyarakat berbondong-berbondong mengikuti alur pergerakan yang mayoritasnya pengurus masjidnya sangat memperhatikan karakter Masyarakat agar tidak salah jalan katannya. Dengan begitu identitas ormas diyakini bisa memberikan dampak positif pada Masyarakat Korpri setempat. Akan tetapi Masyarakat juga memilah memilih tentang sudut pandang seorang organisatoris Masyarakat Muslim berbeda.  Masyarakat Korpri berpandangan mengikuti alurnya mungkin ada 2 kemungkinan. Pertama Masyarakat Korpri yang tak peduli segala sudut pandangannya sebagai penyebab tidak terjadi apa-apa. Kedua Masyarakat Korpri tidak menginginkannya memang karena dia pokoknya islam seutuhnya tanpa embel-embel organisasi islam. Inilah kemudian Masyarakat Muslim Korpri tidak terlalu memperbesarkan segala aspek ormas kecuali ada unsur kaderisasi baik sesuai pemikirannya atau mengikuti alur pengurus mas...