Langsung ke konten utama

Tantangan dan Ujian Gen Z

 Pernah nggak kalian warga Gen Z selalu menghadapi segala tantangan serta ujian hidup?. Pasti sangat sering bukan hampir Gen Z selalu diterpa hal-hal membuatnya merasa tertekan banget. Ada saja disuruh kerja dikira nggak kerja. Padahal kerja Gen Z yang selamannya offline. Mereka akan lebih tertata kerja di media sosial daripada kerja di dunia nyata. Masalahnya globalisasi Gen Z tidak semua memainkan perannya di media sosial. Karena permasalahan lingkungan misalnya memaksannya kerja dunia nyata. Atau masalah pendidikannya yang tak biasa mengunakan platform media sosial. Tantangan justru sangat menekan warga Gen Z betapa sulit beradaptasi dunia digitalisasi. 

Gita Wirjawan dalam podcastnya bersama Baskara vokalis Hindia menjelaskan bahwa anak jaman sekarang atau Gen Z kaget ketika media sosial mulai mengenalnya. Akibatnya Gen Z memaksakan kondisi dan situasi ini menjadikan media bersosialisasi untuk mengenalkan dunia kepada generasi diatasnya bagaimana supaya platform media sosial ini bisa dirasakan semua generasi termasuk Gen Z. Masalahnya adalah sekolah dan inovasi media sosial seharusnya diajarkan di mana pun baik masyarakat setempat atau masyarakat yang sama sekali tidak menyentuh media sosial. 

Hal ini sangat berpengaruh lantaran Gen Z adalah harapan generasi di atasnya dalam hal kegiatan diberi kesempatan yang membutuhkan regenerasi. Hasilnya tidak sesuai harapan dengan penuh tekanan. Sehingga mental Gen Z memberikan kepercayaan yang tidak dipercaya. Anggapan ini bisa dibuktikan oleh generasi X memilih orang tua berpengalaman yang sangat matang untuk progressnya. Apakah ini termasuk kesenjangan sosial Gen Z yang dihadapinya?.  Saya tidak tahu pasti Gen Z bisa menghadapi tekanan yang dijalani. 

Namun ruang lingkup Gen Z selalu dianggap remeh golongan tua yang sama sekali kurang respec apa yang dihadapi Gen Z. Ini pasti ada kesenjangan sosial yang saya utarakan diatas. Seharusnya kalau kita bicara fakta segolongan sumber sebagian besar Gen Z butuh ruang dialog satu frekuensi mau diajak berpikir. Kalau saja hal ini tidak dilakukan bagaimana era Gen Z berikutnya?. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NORMALISASI PELECEHAN SEKSUAL ONLINE DI LEMBAGA PENDIDIKAN

"Ih jijik banget nih dosen lama-kelamaan" ujar beberapa mahasiswi UIN Raden Mas Said Surakarta kepada dosen tersebut. Bahkan oknum dosen mencoba untuk merayu hal-hal yang tak biasa dengan mengatakan "Tangan kamu kok putih banget" dan lain-lain berbentuk menyebut fisik. Segala kehalalan yang dianggap boleh dilakukan malah menjadi bumerang di mahasiswi dan mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Seolah-olah ini adalah hal yang lumrah di pembicaraan dosen pada lingkungannya. Kasus ini menjadi sangat hangat di kalangan UIN Raden Mas Said Surakarta pada beberapa hari yang lalu. Bahkan media seperti tribun news ikut menyoroti persoalan ini di instagramnya @tribunnews. Tentu tidak dengan narasi edukasi hanya menginformasikan saja.  Alih-alih mendapat perhatian khusus, banyak komentar negatif muncul di intagram @tribunnews seakan-akan kampus UIN tak layak untuk dijadikan tempat belajar atau meraih gelar sarjana dan pasca sarjana. Dosen yang dimaksud merupakan pindahan dari...

Sambutan

  Assalamualaikum wr wb Alhamdulillahirobbil ' alamin Washolatuwassalamu 'Ala Sayyidina wa Maulana Muhammadin wa'lla 'allahi Sayyidina Muhammad Wasobih Ajma'ain Amma Ba'du (  Bila dalam acara lintas agama boleh diganti kalimatnya   "Om Swastiastu Namo Budaya, Salam Sejahtera bagi kita semua" )  Pertama dan paling utama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah swt yang telah memberikan kesehatan serta kesempatan dalam acara..... ( Boleh diganti kalimatnya menjadi Puji Tuhan yang maha esa telah memberikan kesehatan sehingga bisa berkumpul bersama dalam acara...., atau diganti kalimat lain sesuai keinginan MC dalam acara lintas agama).  Tak lupa sholawat serta salam mari curahkan junjungan Nabi kita Nabi Muhammad saw telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju terang benerang sampai zaman ini kita rasakan.. ( Boleh tidak disebutkan bila dalam acara lintas agama berbeda-beda. Karena menghormati semua kalangan agama).  Kami Selaku Sohibul ...